Motivasi / Lain-lain / Fakta-Fakta Menyedihkan Di Indonesia Yang Harus Anda Ketahui

Fakta-Fakta Menyedihkan Di Indonesia Yang Harus Anda Ketahui

 

Artikel ini hanya akan membahas fakta-fakta yang dilakukan oleh orang Indonesia yang menurut saya kurang disadari oleh masyarakat. Sikap-sikap ini dianggap remeh dan kesil akan tetapi dampak dari aktifitas-aktifitas dibawah dapat menimbulkan bencana besar bagi masyarakat sendiri ataupun orang-orang yang ada disekitarnya. Mari kita telaah dan renungkan apakah kita termasuk orang yang pernah atau bahkan sering melakukan kegiatan-kegiatan ini:

Rokok

“Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin” tulisan ini sering kita lihat pada bungkus rokok yang sering menjadi konsumsi primer bagi kaum lelaki. Anehnya meskipun telah diberitahu mengenai bahaya merokok para kaum lelaki seperti menutup telinga dan mengabaikan hal tersebut. padahal dampak dari adanya aktivitas merokok akan sangat merugikan baik bagi orang yang mengkonsumsi maupun orang yang ada di sekitar perokok.

Plagiasi Atau Pembajakan

Jika di Australia dan beberapa Negara lain sanagt melarang namanya plagiasi, sampai larangan keras bagi mahasiswa yang masuk kelas dengan membawa buku foto copyan akan di sanksi dengan sanksi yang sangat berat karena, itu merupakan pelanggaran terhadap peraturan Negara yang juga melarang adanya plagiasi. lain di Australia lain juga di Indonesia, plagiasi merupakan hal yang biasa di Indonesia baik plagiasi yang ringan seperti yang disebutkan diatas dengan mengkopy buku orang lain ataupun plagiasi berat seperti merk dagang.

Di dunia music banyak sekali para musisi yang geram terhadap pembajakan atau plagiasi yang dilakukan oleh oknum-oknum yang hanya menginginkan keuntungan pribadi tanpa melihat kerugian yang berdampak bagi pemilik lagu.Jjika plagiasi yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab di ketahui oleh pemilik dan dilaporkan kepada pihak yang bertanggung jawab maka, akan sangat merugikan karena, selain hukuman denda, orang yang melakukan plagiasi akan dihukum penjara sangat merugi bukan orang-orang yang melakukan plagiasi yang tujuannya untuk mendapat untung, jika diLaporkan malah mendapat rugi.

Kepatuhan dan Kesadaran

Membuang sampah sembarangan, pelanggaran lalu lintas, serta membuang sampah pada tempatnya, adalah contoh kecil minimnya kesadaran orang Indonesia terhadap hokum. membuang sampah pada kali atau sungai sudah sangat biasa dilakukan oleh masyarakat, dalam pikiran masyarakat hanya membuang sampah sedikit tak akan berpengaruh banyak pada alam. jangan salah, jika sepuluh orang membuang sampah dua dalam sehari, coba hitung berapa sampah dalam tiga hari saja, dampak dari membuang sampah pada sungai memang tidak langsung dirasakan akan tetapi secara pelan-pelang sampah akan menumpuk dan akhirnya banjir menimpa, jika hal ini terjadi malah menyalahkan alam yang sudah tua. Padahal kesadaran dari kita yang menyebabkan alam semakin tua dan akan merugikan kita sendiri.

Dua Anak Cukup

Satu lagi hal yang diwanti-wanti oleh pemerintah bahwa sepasang suami istri cukup mempunyai dua anak jika ingin hidup sejahtera. Analisanya adalah:

  1. Tuhan memberi rezeki pada hambanya tidak akan tertukar, anak sudah diberi rezeki sejak berumur 120 hari dalam kandungan, jadi tidak ada istilah anak akan membuat orang tua sengsara apalagi jaman sekarang semua kebutuhan meningkat, sedang rezeki masing-masing individu telah ditentukan oleh tuhan, dan rezeki merupakan qada’ yang mutlak tidak bisa diubah.
  2. Keharmonisan rumah tangga akan lebih hidup dan ramai jika dihadiri oleh banyak anak yang selalu diidamkan oleh orangtua. Inilah saatnya kita dapat membuktikan bahwa kita sanggup menjadi orang tua yang mampu menjaga, dan membahagiakan anak.
  3. Sifat dari masing-masing anak berbeda, ada yang penyayang dan ada yang sebaliknya jika kita mempunyai anak hanya dua akan sedikit kemungkinan mereka perduli pada orang tua jika telah mendapat keluarga sendiri-sendiri. Beda halnya ketika kita mempunyai anak yang lebih maka, besar kemungkinan dari salah satu atau dua anak kita mempunyai sikap penyayang terhadap orang tua sehingga orang tua tidak merasa telah disia-siakan oleh anaknya.

 gambar dari: https://www.google.com/search?tbm=isch&sa=1&btnG=Search&q=gambar+rokok

Afifatur Rohmah
Data Diri Nama saya Afifatur Rohmah lahir di Bangkalan, tanggal 07 November 1995. Beragama islam, saya tinggal di jln. Sunan kalijaga No. 7AA, Malang. Saat ini saya menempuh S1 di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang. Mengambil jurusan akuntansi

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

menghubungkan akuntansi dengan kehidupan

Akuntansi Kehidupan

Jika dalam akuntansi selalu mengutamakan keseimbangan antara asset dan kewajiban, berbeda dengan akuntansi kehidupan, anggap ...