Motivasi / Motivasi Diri / Ketika Stress Melanda

Ketika Stress Melanda

Pernahkah kalian mengalami stress yang tiba-tiba datang tak diundang, pulang juga tak diantar? tentu setiap manusia yang hidup di dunia ini pernah mengalami kegilaan yang dalam artian bukan kegilaan seperti yang biasanya diliat di jalan atau di rumah sakit jiwa, tapi karena sesuatu yang tidak diinginkan namun ternyata malah hadir tanpa undangan.

Pernahkah kalian merasa segala usaha yang telah dilakukan itu ternyata hasilnya percuma, dan sia-sia. Keinginan yang terlanjur dibangun penuh percaya diri, tiba-tiba runtuh hanya karena stress yang tak berkesudahan. Pekerjaan yang menumpuk ditambah pula dengan masalah yang tiba-tiba datang. Atau mengalami suatu kekalahan yang membuat hidup itu seperti tak ada gunanya lagi, seperti kalah bersaing, kalah bercinta, ataupun kalah dalam menggapai impian yang sangat diharapkan.

Sesungguhnya ujian dan cobaan dalam kehidupan adalah wajar, ketika stress melanda pun juga wajar, tinggal bagaimana seseorang itu menyikapi ujian yang datang kepadanya dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Ketika stress melanda, setiap orang akan menyikapinya dengan berbeda-beda. Ada yang ingin menangis seharian karena belum bisa menerima ujian itu, ada juga yang kehilangan semangat, nafsu makan, ada juga yang ingin pergi jauh, pergi dari kehidupan yang menurutnya menyengsarakannya, atau malah ada yang ingin mengakhiri hidupnya karena orang yang seperti ini biasanya mempunyai pemikiran bahwa ketika telah tiada, ketika itu pula penderitaan, ujian dan segala cobaan akan selesai saat itu juga, padahal sesungguhnya tidak seperti itu.

Ketika stress melanda, mencoba untuk santai dan menyikapinya dengan tenang adalah sebagian untuk mengatasinya. Ada beberapa cara yang sekiranya bisa membantu untuk bisa mengatasi stress itu sendiri, seperti:

  • Mencari sesuatu yang baru
  • Mengingat bahwa masalah, ujian dan cobaan itu berasal dari Sang Pencipta sehingga pasti Allah akan membantu hamba-hambanya ketika mengalami kesulitan itu.
  • Bersabar dan Bersyukur. Dua hal ini begitu penting dan saling berkaitan. Kenapa? karena dengan bersabar akan bisa memaknai kehidupan itu lebih tenang, sehingga akan lebih bersyukur terhadap apa yang telah diterimanya.
  • Mempunyai rencana atau pandangan hidup untuk kedepannya. Seperti layaknya tujuan hidup, manusia yang lahir di dunia ini pasti mempunyai rencana-rencana yang akan diwujudkannya, namun tetap ingatlah bahwa manusia itu yang merencanakan, tapi Allah yang menentukan.

Satu hal yang wajib dilakukan ketika stress adalah selalu tersenyum dengan keadaan apapun, karena setiap masalah itu akan dapat terselesaikan, dan juga Allah tidak akan menguji suatu kaum melebihi kemampuan kaum tersebut. Tersenyumlah! :-)

Foto Profil dari anisa alfi nur fadila

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

menghubungkan akuntansi dengan kehidupan

Akuntansi Kehidupan

Jika dalam akuntansi selalu mengutamakan keseimbangan antara asset dan kewajiban, berbeda dengan akuntansi kehidupan, anggap ...