Motivasi / Cerita Inspirasi / Nothing to Something (Kisah Nyata Akun Klonengan)

Nothing to Something (Kisah Nyata Akun Klonengan)

“Saya akan menceritakan sebuah kisah yang akan anda kenang dalam hidup anda…”

Ramadhan tidak identik dengan ibadah saja, biasanya penjualan barang dagangan tertentu menjadi lebih tinggi di bulan ini. Oleh karena itu Ramadhan pun menjadi moment untuk mencari rejeki lebih bagi sebagian orang.

Ramadhan yang berat

Ramadhan 2013 lalu adalah situasi yang cukup berat bagi saya, saya awali sebagai seorang pemain agribisnis saya ingin mendapat rejeki lewat moment menanam cabe rawit. Seperti yang telah saya rencanakan sebelumnya, bahwa panen tanaman cabe saya akan tepat pada bulan puasa dan lebaran. Benar saja saat itu jika kita mengingat kembali harga cabe rawit pun sangat tinggi bahkan sampai 120 ribu rupiah sekilo! Terbayang keuntungan yang saya peroleh dari menanam puluhan ribu pohon.

Namun takdir berkata lain, tepat masa berbuah, tempat saya menanam dilanda banjir. Akan tetapi Kerugian tidak menyurutkan semangat saya; saya menanam kembali mentimun untuk mengembalikan kerugian saya; lagi lagi kali ini, pada masa panen, kekeringan melanda. Saya mencoba lagi dengan menanam padi, namun siapa sangka hama walangsangit begitu hebat di daerah tempat saya menanam dan menghancurkan semuanya.

Dalam kekecewaan saya pergi ke Singapura untuk hening sejenak, di sebuah kafe saya terpikir andaikan saya tidak ditopang keluarga, maka keadaan saya saat ini sudah bangrut. Dalam keheningan saya bertanya “apa yah yang bisa dilakukan seseorang jika seorang kehilangan semua uang dan networknya?” dan ini pun suatu pertanyaan penting bagi kita semua?

Siapa Yang Membantu Anda Ketika Susah?

Katanya, “ketika kamu sukses orang tau siapa kamu, akan tetapi jika kamu gagal kamu tau siapa saja temanmu”. Hal tersebut adalah sebuah realita wajar. Jika anda gagal, jangan terlalu berharap anda tidak disesalkan orang terdekat anda, jangan terlalu berharap teman anda mau peduli dengan nasib anda, jangan terlalu berharap ada pihak yang mau memberikan hutang kepada anda. Namun harapan mereka yang mau memulai baru selalu ada.

Mulai dari mana?

Saya memulai sebuah experimen sederhana, meminjam sebuah laptop dan memakai wifi gratisan pada 13 Mei 2014, lalu saya membuat sebuah akun dengan nama “Empu Semprul” nama ini artinya jelek anda bisa googling. Bagaimana saya melakukannya? Saya hanya menulis hal yang saya sukai yakni marketing, saya buat tulisan demi tulisan dan saya bagikan kepada orang lain. Yang saya hanya mengajak orang berbicara dan berinteraksi.

Namun apa yang terjadi? Siapa sangka sebuah akun dengan nama jelek ini di akhir hari ke 10 menjadi magnet banyak orang dengan jumlah teman 1058 orang! Dan dalam 10 hari saja tanpa beriklan! Selain itu ada orang yang mau membuatkan video, design penunjang untuk buku gratis ntuk orang yang tidak dikenalnya. Bukan hanya itu pada sebuah buku saya ada seorang direktur perusahaaan multinasional, seorang owner restoran dengan asset ratusan miliar di Jakarta dan seorang senior pemain internet Internet marketing bersedia untuk memberi kata pengantar kepada sebuah akun anonim yang tidak dikenalnya! Pada hari ke 10 saya sudah bisa mulai menjual buku versi berbayar dan tepat hari ke 30 saya membubuhkan penjualan Rp7.250.000! (hampir 3x UMR Jakarta)

Apa Yang Saya Pelajari?

Internet telah membuat kesempatan berinteraksi melewati ruang dan waktu. Ya, sejatuh apapun kita, kita punya kesempatan membangunnya kembali dari membina relasi atau silaturahmi. Caranya bagaimana? Sederhananya membimbina silaturahmi. Akan tetapi banyak orang tidak merasa layak untuk kenalan dengan orang lain, mungkin terlalu merasa rendah diri untuk berteman dengan orang lain. Akan tetapi ada juga yang malas berteman dengan orang lain karena merasa dimanfaatkan.

Lalu dimana Kuncinya?

Pertama; Senantiasa memberi manfaat kepada orang lain, jika kita mengingat ada sebuah Hadist “Sebaik-baiknya manusia adalah yang memberi manfaat untuk orang lain” maka inti silaturahmi adalah memberi manfaat yang baik bagi kenalan anda.

Kedua; Setiap manusia selalu punya sisi baik yang bisa dipersembahkan bagi orang lain. Seperti yang diberi, mengutip dari ayat suci Al Quran “Katakanlah: ‘Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)’. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (Q.S. Saba 34:39). Tuhan menggaransi akan mengganti apapun manfaat yang kita berikan kepada orang lain dan ketika seorang manusia selalu saja punya sisi baik dalam dirinya maka tidak ada alasan bagi orang tidak bisa memberi manfaat

Hikmah apa yang saya peroleh?

Siapa sangka akun anonim dengan nama yang tidak baik “Empu Semprul” jika Allah berkehendak mengijinkan nama itu menjadi baik hanyalaah semudah kun faya kun. Yang bisa dilakukan manusia adalah berusaha. Semoga cerita ini mengingatkan kita memperbesar silaturahmi dan memberi manfaat bagi Ramadhan kali ini, Juga menjadikan kita selalu kokoh dalam iman seperti janji Allah dalam ayat sucinya; karena Tuhan adalah sebagaimana prasangka hambanya… Allahuakbar!

Penulis: Empu Semprul

Foto Profil dari Empu Semprul

19 comments

  1. Terima kasih Empu Semprul atas insightnya. Anda benar sekali, silahturahim/networking adalah kunci dari rezeki..

    • Foto Profil dari Empu Semprul

      Imron : terima kasih telah membaca, jika ini bermanfaat untuk menginspirasi orang untuk networking kepada orng yang anda cintai silakan share ini kepada orang-orang yang anda anggap membutuhkannya

    • Foto Profil dari Empu Semprul

      Bedjo : Terima kasih telah membaca cerita ini, jika artikel ini bisa menginspirasi orang yang anda cintai, berikan cerita ini untuk membantu semangat mereka

  2. hendri ([email protected])

    Alhamdulillah, happy ending skrg Empu(meski berlanjut.com :)) Inspiratif,.. Perpaduan antara keyakinan seorang hamba, komitmen/konsistensi, silaturahmi/jaringan, dan Rizki dari Allah…

  3. saya hrs byk belajar lagi utk bisa happy ending sprti empu. semoga saja empu terus berlapang dada utk jd tutor saya. sukses terus ya mas. orang beruntung selalu bisa mengambil pelajaran dari arah manapun. dan semoga saya jg demkian.
    ada yg kurang lagi dicantumkan, hadis ‘jika kamu menyayangi hamba yg di bumi, maka seluruh penghuni langit akan menyayangimu.” itulah yg dilakukan empu dgn menebar manfaat, bersilaturahim dan ebook2 gratis yg super dasyat. oleh karna itu pantas lah jika pd akhirnya adalah happy ending.

  4. Zulham Taufik

    Alhamdulillah dpt cerita inspiratif sore ini, menjelang berbuka puasa

    Ada 3 point penting yang saya dapat disini

    1. Hidup adalah proses, klw kita Berani sukses kita juga harus siap gagal

    2. Keluarga adalah motivasi terbesar bagi kita unt terus survive,
    SO BAGI YG BELUM NIKAH BURUAN NIKAH…!

    3. Menjalin silaturahmi salah satu kunci pembuka rezeki yg paling hebat,
    tapi sering dipandang sebelah mata oleh org lain

    “ketika kamu sukses orang tau siapa kamu,
    akan tetapi jika kamu gagal kamu tau siapa saja temanmu”

    Buat empu semprul, Teruslah Berbagi, dan teruslah menebar kebaikan

    • Foto Profil dari Empu Semprul

      Zulham Taufik : Terima Kasih telah membaca artikel ini, silaturahmi adalah pembuka rejeki. Jika kisah ini insiratif dan bisa memberi manfaat orang yang anda cintai, sebarkan

  5. Berbagi tips menuju keberhasilan
    Pengalaman yang akan merubah pola pikir kita,untuk menuju suatu KEBERHASILAN. Terimakasih

    • Foto Profil dari Empu Semprul

      Yandra : Terima Kasih telah membaca artikel saya, yes benar pelajarannya selalu berbaik sangka dengan peristiwa yang dialami, kita tidak tau apa yang akan kita dapatkan, maka ketika punya rasa syukur akan ada hal-hal indah dan tidak terduga.

  6. subhanallah …… ajaibnya silaturahmi.

  7. Salut om..tebarkan manfaat ke semakin banyak orang

    • Foto Profil dari Empu Semprul

      Anisa : Terima kasih telah membaca tulisan ini, jika tulisan ini mampu memberikan manfaat untuk orang terdekat Anisa, Silakan Share ke orang-orang tersebut

  8. Selamat Hari Raya Idul Fitri semua yang merayakannya

  9. ya juga yah empu.. saya baru ngeh networking itu ya silaturahmi. sudah diajarkan dari dulu banget, tapi malah sibuk mikirin membangun networking…

  10. Bagaimana[un kemanfaat kita bagi orang lain sangatnya penting. Rejeki akan mengikuti.

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

menghubungkan akuntansi dengan kehidupan

Akuntansi Kehidupan

Jika dalam akuntansi selalu mengutamakan keseimbangan antara asset dan kewajiban, berbeda dengan akuntansi kehidupan, anggap ...