Motivasi / Motivasi Diri / Ular Atau Ulat?

Ular Atau Ulat?

kupu-kupuHidup? Hidup tidak selalu sesuai dengan apa yang kita harapkan. Mencapai semua tujuan dan keinginan dalam hidup memang susah, banyak rintangan dan cobaan, pasti. Rintangan dan cobaan inilah yang membuat setiap orang berbeda dengan orang lainnya. Ada yang mencari jalan pintas untuk melewati rintangan tapi mereka tidak memperoleh apapun. Ada juga yang berusaha merubah dirinya untuk melewati rintangan tersebut, sehingga setelah mereka mengatasi rintangan itu mereka akan menjadi pribadi yang lebih baik.

Ular, sama seperti manusia yang cenderung mencari jalan pintas untuk melewati cobaannya. Mereka akan melakukan hal apapun yang terkesan ceroboh untuk segera menemui tujuannya, tanpa berpikir apa akibatnya bagi orang lain ataupun diri sendiri. Seperti ular kelaparan yang cenderung agresif tapi ceroboh, melumpuhkan mangsa kemudian menelannya bulat-bulat tanpa takut tersedak.

Menelannya, maksudnya, seseorang akan melakukan apapun demi tujuannya tanpa memikirkan akibat yang akan diterima orang lain.

Tersedak, maksudnya, akibat yang diterima dirinya sendiri jika melakukan hal yang ceroboh.

Dan pada akhirnya, orang yang bertindak ceroboh untuk mencapai tujuannya akan sama seperti ular yang berganti sisik, melepas sisik lama dan mendapat sisik baru yang tidak berbeda dengan sisik lama. Artinya, setelah mereka melalui rintangannya, mereka tidak akan berubah menjadi sosok yang lebih baik.

Contohlah ULAT, jangan seperti ular.

  • Ulat mengatasi “kelaparannya” dengan berjalan perlahan dan mencari dedaunan hijau untuk dimakan. Bersabar dan berpikirlah seperti ulat, sabar dalam menghadapi cobaan dan berpikir untuk mencari jalan keluar, lalu bertindak.
  • Setelah dirasa cukup, ulat akan berhenti makan. Bijaksana, tidak ceroboh dan rakus
  • Kemudian, ada saatnya ulat berhenti makan lalu berisitirahat, ulat akan membungkus dirinya sendiri dengan anyaman benang dan menjadi kepompong. Setelah anda melakukan sesuatu untuk mengatasi masalah, istirahatlah, renungkan kembali yang anda hadapi kemarin.
  • Setelah cukup waktu, ulat akan keluar dari tempatnya beristirahat dan menjadi kupu-kupu yang cantik, ia pun siap untuk terbang tinggi semampunya. Setelah anda bersabar, berpikir, bertindak dan merenungkan kembali apa yang telah anda lewati, anda akan menjadi pribadi yang lebih baik.

Jadi, hiduplah seperti ulat yang sabar, berpikir dan bertindak dengan bijak agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Buatlah dirimu berguna bagi dirimu sendiri dan orang lain. Apakah anda Ular atau Ulat? Tanyakan pada diri anda sendiri.

Penulis: Ilham Zakariya

Foto Profil dari Ilham Zakariya

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

menghubungkan akuntansi dengan kehidupan

Akuntansi Kehidupan

Jika dalam akuntansi selalu mengutamakan keseimbangan antara asset dan kewajiban, berbeda dengan akuntansi kehidupan, anggap ...