Motivasi / Motivasi Diri / Berakhlak Mulia Cerminan Pribadi Keren!

Berakhlak Mulia Cerminan Pribadi Keren!

Berakhlak mulia merupakan cerminan dari kepribadian kita yang baik dan benar sesuai dengan aturan dan kaidah untuk menjalani hidup yang diberikan oleh Tuhan kepada kita. Mari kita bersama-sama belajar untuk menjadi seorang yang mempunyai budi pekerti yang baik, mulia dan masyarakat memandang positif setiap langkah, tingkah dan arah yang kita tentukan. Akhlakul karimah merupakan suatu sikap sopan, jujur dan mulia dalam menghadapi suatu pekerjaan, kegiatan atau masalah.  Biasanya jika di dalam diri kita sudah menanamkan akhlakul karimah, maka setiap tindakan yang kita tempuh selalu berhati-hati dan bisa mengambil dan menerima resiko yang ada. Selain itu, setiap permasalahan yang datang, pasti kita sikapi dengan tenang dan positif serta masalah tersebut akan segerra selesai dan tuntas.

Berakhlauk mulia memang landasan utama untuk diri kita di nilai baik di hadapan masyarakat dan merupakan cerminan pribadi yang bisa menjadi tauladan bagi diri sendiri dan orang lain. Perlu kita tanamkan sedikit demi sedikit lalu terapkan di dalam kehidupan agar kepribadian yang kita miliki segera tumbuh dengan baik dan tidak terpengaruh dengan keburukkan.

Ada beberapa cara menurut pengalaman saya dan sharing dengan teman-teman untuk menjadi pribadi yang berakhlak mulia, yaitu:

Tanamkan Niat Yang Lurus Dan Jernih

“Sesungguhnya setiap perbuatan itu tergantung niatnya”

Kita harus bisa menentukan dulu niat untuk melakukan tindakan. Tanamkan niat yang lurus dan jernih dan menggapai ridho dari Tuhan. Dengan landasan niat tersebut, kita bisa menentukan arah dari perbuatan kita, lebih baik dan benar dalam setiap tindakan kita dan lebih mantap, tenang dan matang setiap perilaku kita. Selain itu, niat juga akan menghindarkan kita dari lubang kegagalan dengan berhati-hati dalam setiap tindakan kita dan mudah sekali menuju kesuksesan dan keberhasilan yang  diimpi-impikan.

Bulatkan Tekad Untuk Beibadah

Jika kita sudah menanamkan niat yang lurus dan jernih, maka setiap perbuatan kita sudah dinilai ibadah. Setelah itu kita tinggal menyempurnakan dan membulatkan tekad dengan mempelajari kehidupan baik dari buku atau lingkungan. Jika tekad sudah kuat maka semangat dan motivasi dalam tindakan kita akan terjaga dan tidak mudah menurun. Orang yang menanamkan niat setiap tindakannya untuk ibadah merupakan salah satu cermin orang yang mempunyai kepribadian yang kokoh.

Mengetahui Cara-Cara Yang Baik Dan Benar

Jika setiap perbuatan dan tindakan kita sudah bernilai ibadaha, maka secara otomatis cara yang kita tempuh harus dengan baik dan benar. Jika cara yang kita tempuh salah, maka tidak akan ada hasilnya. Untuk menempuh keberhasilan kita juga harus memakai dan memanfaatkan kemampuan dan pengetahuan yang kita miliki agar setiap tindakan kita terarah.

Mempunyai Tujuan Yang Baik

Semua tergantung niat. Jika niat kita baik maka tujuan juga baik dan benar.

Menerapkan Pemahaman Secara Aktif Dan Aktual

Apapun yang kita pahami harus kita terapkan dalam setiap tindakan kita agar pemahaman kita berguna. Begitu pun memahami lingkungan dan orang yang ada di sekitar kita. Jangan sampai memahami secara ringkas dan cekak karena setiap orang berbeda-beda.

Siap Menanggung Resiko

Jika kita sudah bertindak dengan perbuatan kita, maka kita harus siap menanggung resiko apapun.

Mampu Menghadapi Kesulitan

Setiap tindakan yang kita tempuh pasti ada ujian dan kesulitan yang melanda. Sikapi dengan tabah, sabar dan jalani kesulitan tersebut. Pasrah dengan Tuhan.

Bertanggung Jawab

Apapun yang sudah kita lakukan harus terima dengan hasil dari perbuatan kita dan mempertanggungjawabkan setiap prosesnya. Jika kita melakukan kesalahan, kita harus siap mengenai dan memperbaiki kesalahan kita.

Memegang Prinsip Yang Baik Dan Mulia

Prinsip merupakan patokan hidup kita. Jika kita mempunyai prinsip yang idealis maka setipa perbuatan kita bernilai baik dan luas.

Itulah sedikit cara bagaimana kita berakhlak mulia untuk kepribadian diri dan cerminan masyarakat menilai kita. Semoga belajar akhlakul karimah ini mampu kita terapkan dan bermanfaat dalam hidup kita.

Penulis: Nastain Achmad

Foto Profil dari Nastain Achmad
Suka menulis artikel, puisi dan cerpen. Ingin hidup untuk menulis

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

menghubungkan akuntansi dengan kehidupan

Akuntansi Kehidupan

Jika dalam akuntansi selalu mengutamakan keseimbangan antara asset dan kewajiban, berbeda dengan akuntansi kehidupan, anggap ...