Motivasi / Kepribadian / Mengenal Dasar-Dasar Akhlak Itu Penting! (Bagian 1)

Mengenal Dasar-Dasar Akhlak Itu Penting! (Bagian 1)

Dasar-dasar akhlak kita bisa jabarkan pada kata akhlak yang berarti tata krama dan menurut pandangan islam akhlak adalah suatu tuntunan yang diberikan Nabi Muhammad SAW yang berisi tentang bagaimana berperilaku dalam kehidupan sehari-hari dan membentuk diri sendiri agar menjadi orang yang memiliki kepribadian yang sopan dan baik. Kita belajar bersama tentang apa sajakah dasar-dasar pembentukan akhlak itu?. Akhlak muncul dari sebuah kayakinan yang benar, kuat dan kokoh. Keyakinan adalah aqidah dalam diri dan berifat suci dan bersih. Sebelum membentuk akhlah yang kokoh kita harus membenahi terlebih dahulu keyakinan kita.

Banyak dan beragam tuntunan dan dasar-dasar akhlak yang harus kita pelajari dan diterapkan. Menurut Abdul Qodir AhmadAtha’ dalam bukunya Adabun Nabi: Meneladani Akhlak-Akhlak Rosullulloh, akhlah dibagi menjadi 6 bagian, antara lain:

1. Akhlak Terhadap Allah SWT

Akhlak terhadap Allah SWt berarti kita jadikan hidup setiap langkah dan tindakan kita sebagai nilai ibadah. Menempatkan perbuatan dan tindakan dalam jalan yang baik dan benar. Dengan penerapan seperti itu kita sudah menjalankan hidup sebagai iabdah. Intinya jika mengetahui tuntuanan islam lalu melaksanakan dan menjalankan dengan nilai-nilai kebenaran maka kita sudah membentuk perbuatan dlam nilai ibadah. Dari situ hidup kita sama dengan ibadah kepada Allah SWT.

Setiap waktu yang kita gunakan dalam berbagai aktivitas akan dinilai ibadah jika kita selalu mencegah dari perbuatan yang salah dan dosa serta melanggar norma-norma agama. Bila kita sudah bisa menerapkan tindakan seperti itu, maka kita sudah menempatkan tujuan hidup untuk ridho Allah SWT. Jika hidup sudah mendapatkan ridha Allah maka hidup kita akan selalu diberikan keberkahan dan kemudahan serta kesuksesan dalam menjalaninya.

2. Akhlak Terhadap Rosullullah

Akhlak terhadap rosullulloh berarti kita harus bisa menerapkan seluruh suri tauladan baik dan tindakan Nabi Muhammad SAW ke dalam kehidupan kita. Dengan mempelajari melalui hadist, buku sejarah islam, kitab-kitab dan bisa juga dengan teknologi zaman sekarang, dengan hanya melihat di internet lewat mengeshare tentang sejarah nabi dan suri tauladan nabi. Butuh waktu untuk menerapkannya dan harus secara bertahap sesuai kemampuan kita. Jika sudah kita laksanakan, secara otomatis sudah tertanam dalam diri kita maka setiap perbuatan dan tindakan kita pasti akan menuju jalan kebenaran dan Allah akan selalu memudahkan kita dalam menjalani kehidupan. Setiap kita akan jatuh dalam jurang keburukan pasti Allah akan mengingatkannya.

3. Akhlah Terhadap Al-Qur’an

Akhlak terhadap al-qur’an berarti kita harus mewujudkannya dengan membaca, mempelajari dan melaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Karena al-qur’an adalah kitab suci yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad sebagai menuntun hidup manusia. Kita dapat menemukan beraneka macam masalah, obat, sejarah dan masih banyak yang lainnya tentang kehidupan yang dibahas dalam al’qur’an. Jika kita menemui masalah atau kesulitan dalam hidup, bisa kita temukan jawaban dan solusinya serta cara penyelesaiannya dari tuntunan Allah dalam al-qur’an.

Selain al-qur’an kita mempunyai al-hadist yang menjadi pelengkapnya. Jika kita sudah mempelajari dan melaksanakan dengan apa yang terdapat dalam al-qur’an dan al-hadist maka kita sudah menghidupkan islam dan menuntun kehidupan ke jalan yang benar. Selain itu kita sudah menempatkan hidup kita sebagai sebuah dakwah bagi diri sendiri. Jika bisa kita tularkan ilmu dan perbuatan yang benar kepada orang lain agar mereka tidak terjerumus dalam keburukan dan menuju jalan kebaikkan. Maka setiap tindakan kita memperoleh nilai ibadah.

Semoga kita bisa belajar bersama untuk menerapkannya!

Bersambung …

Penulis: Nastain Achmad

Foto Profil dari Nastain Achmad
Suka menulis artikel, puisi dan cerpen. Ingin hidup untuk menulis

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

menghubungkan akuntansi dengan kehidupan

Akuntansi Kehidupan

Jika dalam akuntansi selalu mengutamakan keseimbangan antara asset dan kewajiban, berbeda dengan akuntansi kehidupan, anggap ...