Motivasi / Manajemen Diri / Narkoba? No! Say No To Drugs!!!

Narkoba? No! Say No To Drugs!!!

Narkoba? No!, itu yang harus kita kecamkan untuk diri sendiri dan hindari betul-betul untuk tidak menjadi pengguna bahkan menyentuhnya sekalipun. Terutama untuk kalangan generasi muda jangan sampai sedikit pun dekat-dekat dengan narkoba. Jangan biarkan hidup kita sia-sia hanya dengan kenikmatan sesaat dengan mengkonsumsi barang haram itu. Efek samping narkoba sangat besar mempengaruhi susunan saraf dan membuat ketagihan serta ketergantungan bagi diri kita. Selain itu, narkoba menimbulkan perubahan drastis atas perasaan, perilaku dan kesadaran kita. Penyalahgunaan narkoba juga akan merenggut nyawa kita. Maka dari stop untuk narkoba!.

Narkoba? No! untuk masa depan kita. Karena memang narkoba akan menimbulkan dampak untuk tubuh terutama kesehatan fisik, psikis dan hubungan sosial. Jika kita sudah ketagihan maka dorongan psikologi yang berupa keinginan kuat untuk selalu mengkonsumsi seperti makanan sehari-hari kita. Ketergantungan dalam fisik juga akan menimbulkan sakaw dalam tubuh, jika kita tidak mengkonsumsi tepat waktu atau putus minum obat. Dari akibat tersebut dampak sosial akan berpenagruh besar. Seperti mencuri, membohongi orang tua, keluarga, suka marah, manipulative dan masih banyak lainnya.  Hal yang paling utama kita pasti akan berurusan dengan pihak berwajib dan kita akan dikejar-kejar.

Waspadalah!

akan terjadinya hal ini. ini juga berkaitan dengan para pengedar yang selalu berusaha semaksimal mungkin untuk membujuk dengan rayuan manis dan menghalalkan segala cara agar kita terjebak dalam perangkap narkoba yang mereka edarkan. Jika kita sudah mengkonsumsi narkoba, maka hidup kita tidak akan terkendali dan diperbudak dengan barang haram ini. Menjalani kehidupan tidak seperti manusia normal. Maka dari itu, perlu kita hindari mulai dari dini.

 

Ada beberapa trik untuk menghindari bahaya narkoba:

1. Terus Meningkatkan Iman Dan Takwa 

Narkoba bukan hanya merusak tubuh tapi akan mempengaruhi rohani kita berupa meninggalkan Tuhan. Oleh karena itu, kita jaga iman kita untuk selalu bertakwa kepada Tuhan dengan menjalankan perintah-Nya setaip hari agar tidak mudah terpengaruh.

2. Memilih Lingkungan Dan Pergaulan

Hal yang paling berpengaruh dalam bahaya narkoba adalah lingkungan dan pergaulan kita. Kita harus teleti dan selektif untuk memilih lingkungan yang baik dan mendukung kita serta pergaulan positif dengan teman-teman yang baik dan benar. Jika kita merasa lingkungan memberikan pengaruh negatif maka segeralah untuk menghindar dan meninggalkan lingkungan tersebut.

Selain itu kita harus bisa memlih teman baik yang selalu membimbing dan mendukung kita dengan hal yang positif. Jangan hanya gara-gara sungkan atau malu untuk menghindari teman yang buruk maka akan berdampak buruk pula pada diri kita.

3. Hindari Untuk Mencoba-Coba

Biasanya generasi muda zaman sekarang, hanya gara-gara sering bergaul dan rasa ingin tahunya sangat besar, maka narkoba dibuat percobaan untuk dikonsumsi. Hal itu salah besar. Jangan sampai sedikit pun kita mencobanya, jika sudah mencoba pasti kita akan kecanduan. Tegas diri jangan sampai terpengaruh dengan media yang mengajak kita dalam keburukan.

4. Selalu Update Informasi

Jangan menyerah untuk selalu mencari informasi tentang modus atau penyebaran narkoba yang biasanya digunakan oleh para pengedar baik lewat media elektronik maupun non-elektronik. Selalu tanggap dan update dalam setiap berita tentang narkoba.

Memang narkoba tidak bisa dihentikan kecuali kesadaran dari diri kita untuk menghindarinya. Semoga trik di atas bermanfaat dan bisa dijadikan pedoman agar lebih menghindari narkoba. Dampak buruk bukan hanya pada diri kita tapi orang-orang di sekitar kita.

Say no to drugs!

Penulis: Nastain Achmad

Foto Profil dari Nastain Achmad
Suka menulis artikel, puisi dan cerpen. Ingin hidup untuk menulis

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

menghubungkan akuntansi dengan kehidupan

Akuntansi Kehidupan

Jika dalam akuntansi selalu mengutamakan keseimbangan antara asset dan kewajiban, berbeda dengan akuntansi kehidupan, anggap ...