Motivasi / Manajemen Diri / Tuhan Maha Mengetahui dan Saksi Kehidupan

Tuhan Maha Mengetahui dan Saksi Kehidupan

   Dalam tindak laku baik itu perbuatan dan perkataan merupakan pahala dan dosa yang akan kita tabung dan kita tambahkan dalam amal pebuatan kita selama di dunia. Di dalam kehidupan kita banyak yang menjadi saksi dan menjadi teman dekat kita untuk menyaksikan kita setiap harinya berkelakuan baik atau jelek. Ini merupakan salah satu tanda dan saksi yang akan di pertanyaan di hari kiamat dan di akhirat kelak. Namun semuanya menuju ke jalan Tuhan dan saksi utama di kehidupan kita adalah Tuhan. Karena hanya Tuhan Yang Maha Mengetahui.

   Kita ambil contoh saja ketika kita sendirian tidak ada satu orang di sekitar kita. Kemudian kita akan berbuat baik atau buruk tidak ada yang mengetahuinya. Walaupun benda mati menjadi saksi bisu namun itu juga ciptaan Tuhan. Yang menjadi saksi utama di rotasi kehidupan kita hanya Tuhan. Memang dalam sebuah jalan yang kita lakukan banyak hal yang dikerjakan mulai dari yang baik sampai yang jelek. Kita tidak sadar bahwa kita hidup di dunia di rekam dan dipertanyakan nantiya. Ketika kita akan melakukan kejelekkan, kita seakan dibutakan oleh syetan hanya melihat kenikmatan dan keindahan di dalam kejelekkan itu tidak sempat untuk mengingat dosa atau Tuhan di sisi kita, maka kejelekkan kita lakukan begitu saja. Namun saat kita akan berbuat kebaikkan pasti kita ingat dengan hal yang positif terutama Tuhan selalu kita ingat namun mengamalkan dan mengerjakannya butuh proses untuk mudah dan segera berjalan. Entahlah itulah yang sampai hari ini kita pertanyakan dan sudah menjadi kebiasaan.

   Semuanya kembali pada Tuhan. Jika hati dan iman kita kepada Tuhan sangatlah kuat dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya maka apa yang kita lakukan baik itu buruk atau bagus akan teringat pahala dan dosa terutama Tuhan akan selalu mengingatkan kita karena kita dekat dengan Tuhan. Namun bisikan syetan selalu menghantui. Semuanya ada solusinya yaitu dengan selalu menyebut nama-Nya dan berfikir positif maka semua yang kita lakukan akan terlaksana dengan baik dan bertindak baik pula.

   Dalam hal ini, Tuhan sebagai saksi utama dalam kehidupan kita. Jangan sampai kita melewatkan hari dengan kebaikkan dan pahala walaupun ada dosa yang kita perbuat namun utamakan kebaikan dan perbanyaklah berbuat kebaikkan. Maka dari itu, kita belajar bersama untuk menjalankan kebaikkan.

Penulis: Nastain Achmad

Foto Profil dari Nastain Achmad
Suka menulis artikel, puisi dan cerpen. Ingin hidup untuk menulis

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

menghubungkan akuntansi dengan kehidupan

Akuntansi Kehidupan

Jika dalam akuntansi selalu mengutamakan keseimbangan antara asset dan kewajiban, berbeda dengan akuntansi kehidupan, anggap ...