Motivasi / Manajemen Diri / Jangan Tertipu Oleh Kesehatan dan Waktu Luang

Jangan Tertipu Oleh Kesehatan dan Waktu Luang

Setelah mengakhiri masa dinas militer pada tahun 2006 saya membulatkan tekad untuk tidak bekerja lagi di luar rumah. Bekerja lebih dari 30 tahun saya rasakan sudah cukup. Keluarga juga setuju atas keputusan ini. Tak sedikit senior dan teman satu angkatan yang menanyakan pekerjaan saya setelah menjadi purnawirawan.

Ketika masih dinas saya sudah harus berada di kantor sebelum pukul 7 pagi. Ada kegiatan apel pagi yang harus saya ikuti.  Sebagai peserta apel maupun sebagai pengambil apel. Pulang kantor paling cepat setelah apel siang. Begitu kegiatan rutin yang saya ikuti selama itu.

Keputusan untuk tidak bekerja lagi bukan karena fisik saya sudah kurang memenuhi syarat. Saya hanya ingin tidak berada dalam suatu zona yang saya diperintah oleh orang lain dan juga tidak mau memerintah orang lain pula. Maklum, hubungan antara atasan dan bawahan kadang kurang menyenangkan, di manapun bertugas dan berada. Saya misalnya, kurang begitu senang jika ada atasan yang selalu menampilkan wajah kurang bersahabat. Demikian pula sebaliknya, bawahan saya mungkin juga kurang hepi jika wajah saya tak menampakkan senyum.

Kini saya memiliki banyak waktu dan kesempatan untuk melakukan apa saja. Saya harus memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya agar sisa umur saya lebih berarti. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa sallam bersabda , “Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma, ia berkata, ‘Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Ada dua nikmat dimana manusia banyak tertipu karenanya, yaitu kesehatan dan waktu luang’.”

Saat ini umur saya sudah lebih dari 64 tahun. Ketika masih dinas aktif pembinaan fisik dilakukan dengan teratur. Banyak kegiatan pembinaan jasmani yang dijadwalkan secara periodik oleh kesatuan atau instansi. Setelah apel pagi dilanjutkan senam pagi atau gerak jalan. Secara berkala juga dilakukan test kesamaptaan jasmani. Pemeriksaan kesehatan juga terjadwal setiap 6 bulan sekali. Dengan kegiatan ini maka kesehatan terpelihara dengan baik.

Setelah pensiun saya harus tetap menjaga dan memelihara nikmat Tuhan yang berbentuk kesehatan itu. Dengan bertambahnya usia maka olahraga yang saya lakukan hanya yang ringan-ringan saja misalnya jalan cepat selama satu jam atau lebih. Frekuensinya cukup seminggu 3-4 kali. Pola makan juga harus saya jaga dengan sebaik-baiknya. Nafsu untuk menyantap aneka makan sudah mulai saya kurangi. Saya lebih memilih makanan yang sehat.

Manusia sering tertipu oleh kesehatan.  Merasa tidak ada keluhan apa-apa, tetapi tiba-tiba serangan jantung menimpanya sehingga menemui ajal. Kematian adalah rahasia Tuhan. Karena manusia tidak mengetahui rahasia kematian maka menjadi kewajiban baginya untuk menjaga dan memelihara kesehatan.

Waktu saya sekarang juga berlimpah. Saya mengisinya dengan menulis blog dan buku. Ini adalah kesempatan berharga yang tak boleh saya lewatkan begitu saja. Tak elok jika saya hanya berdiam diri. Kesempatan sangat berarti bagi kehidupan manusia. Jika kesempatan itu sudah berlalu maka tak akan bisa diraih lagi. Saya juga berusaha meningkatkan kualitas ibadah dan menyiapkan sebaik-baik bekal untuk menghadapNya.

Waktu luang juga menipu manusia sehingga banyak yang menyia-nyiakannya. Mereka mengira bahwa kesempatan masih akan terbuka lebar karena masih muda. Tak banyak yang menyadari bahwa umur manusia tak bisa diterka. Kematian bukan hanya domain manusia lanjut usia atau yang sedang berbaring di rumah sakit tak berdaya.

Sangat bijak jika setiap manusia memanfaatkan masa sehatnya sebelum datang masa sakitnya dan masa luangnya sebelum tiba masa sempitnya.

Kesehatan dan waktu luang adalah nikmat yang diberikan oleh Tuhan.  Manusia selayaknya memanfaatkan kedua nikmat ini denga sebaik-baiknya. Jangan tertipu oleh kesehatan dan waktu luang agar kita tidak rugi.

Penulis: Abdul Cholik

Foto Profil dari Abdul Cholik

10 comments

  1. duuh pakde bagus banget blognyaaa.. mau dong yang seperti iniii… (biacaranya di belakang yaaa)

  2. Mantabs Pakde. Good luck dgn blog barunya.

  3. Foto Profil dari Abdul Cholik

    Terima kasih Mas
    Ini blognya orang banyak je

  4. Foto Profil dari FIRMAN

    terima kasih sudah diingatkan…. salam kenal PakDe

  5. Iyah Pak De, nikmat hidup itu lebih terasa ketika memanfaatkan waktu, kesehatan, kesempatan dengan optimal. Tulisannya enak dan bagus banget, sambil minum teh sereh di sore hari. Baca ginian jadi semangat berkarya, untuk sore ini dan besok-besok. Nuhun, Pak De :)

  6. Setujuuuu banget Dheee dgn tulisan ini.
    Apalagi sekarang, aku makin lebih menghargai dan mensyukuri kesehatan yg dianugerahi Allah swt…

    Semoga kita semua mau dan mampu melakukan hanya yg terbaik bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar kita, agar jd manusia yg bermanfaat bagi manusia lain (seperti yg sering PakDhee katakan)

    Salam

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

menghubungkan akuntansi dengan kehidupan

Akuntansi Kehidupan

Jika dalam akuntansi selalu mengutamakan keseimbangan antara asset dan kewajiban, berbeda dengan akuntansi kehidupan, anggap ...